




Marmer Hijau Empat Musim Tiongkok adalah batu alami khas yang menampilkan nuansa hijau pekat serta variasi warna dan pola alami.
Tampilan unik batu ini membuatnya cocok untuk proyek interior di mana batu alam digunakan sebagai elemen desain penting. Tersedia dalam bentuk lembaran, batu ini juga dapat dipotong dan difabrikasi sesuai kebutuhan berbagai proyek.
| Bahan | Marmer Hijau Empat Musim Tiongkok |
| Warna | Hijau |
| Permukaan | Dihaluskan / Disikat / Digulung / Diblast Pasir |
| Ketebalan | 20 mm atau disesuaikan |
| Ukuran | Disesuaikan |
| Aplikasi | Lantai, Pelapis Dinding, Fasad, Kamar Mandi |
| Kustomisasi | Tersedia |
Marmer Hijau Empat Musim Tiongkok adalah batu alami khas yang menampilkan nuansa hijau pekat serta variasi warna dan pola alami.
Tersedia dalam bentuk lempeng, marmer alami ini juga dapat dipotong dan dibuat sesuai kebutuhan proyek yang berbeda. Penampilannya yang khas menjadikannya cocok untuk proyek interior di mana batu alami merupakan bagian penting dari keseluruhan desain.
Four Season Green Marble memiliki variasi alami dalam warna, pergerakan mineral, dan pola permukaan. Area berbeda pada batu ini dapat menunjukkan perubahan halus dalam nada hijau serta tanda-tanda alami, sehingga memberikan karakter unik pada setiap lembarannya.
Marmer ini dapat disuplai dalam bentuk lembaran dan diproses lebih lanjut sesuai kebutuhan proyek.
Penampilan hijau khasnya membuat Four Season Green Marble cocok untuk berbagai aplikasi interior.
Proyek berbeda mungkin memerlukan dimensi spesifik dan detail fabrikasi tertentu. Kami dapat memotong marmer sesuai ukuran dan gambar proyek yang diberikan pelanggan.
Four Season Green Marble menghadirkan karakter batu alam ke dalam desain interior kontemporer. Warna hijaunya, pergerakan mineral alami, serta variasi tiap lembarannya menjadikannya pilihan tepat bagi proyek yang mencari alternatif khas dibanding marmer putih atau krem konvensional.
Batu alam, fabrikasi khusus, dan karakter hijau khas bersatu dalam Four Season Green Marble untuk interior residensial, perhotelan, dan arsitektural.