Marmer Arabescato, dikenal karena dasarnya yang putih bersih dengan urat abu-abu tebal atau halus, menciptakan estetika unik. Latar belakang putih murninya dan jaringan abu-abu yang saling terjalin membentuk pola alami yang mengalir, sementara urat-urat yang tersebar merata menunjukkan keindahan harmoni dan keseimbangan. Batu ini tidak hanya melambangkan kemurnian dan kemuliaan, tetapi juga merepresentasikan estetika klasik yang abadi, mampu memberikan karakter artistik luar biasa dan nuansa kemewahan pada setiap ruang.

I. Tapak Tangga Kustom: Seni Mendaki, Setiap Langkah adalah Pemandangan
Tangga merupakan kerangka vertikal suatu ruang, sebuah patung dinamis. Dengan menyesuaikan profil tepi tapak dan ketinggian anak tangga, serta memasang tangga menggunakan Marmer Arabescato, sifat reflektifnya yang cerah dapat sangat meningkatkan rasa transparansi dan cahaya alami di lorong tangga, terutama menguntungkan untuk ruang dengan pencahayaan terbatas. Urat-urat megahnya membentang ke atas, membimbing pandangan dan secara visual memperluas kesan ruang dengan mudah.

- Tepi Lurus (Tepi Persegi): Garis tajam bersudut 90 derajat, bersih dan tegas tanpa kelebihan apa pun. Ini menuntut pemasangan yang presisi dan dinding yang benar-benar vertikal, paling cocok untuk gaya modern, industrial, atau minimalis, menonjolkan kesan arsitektural ruang.
- Tepi Lurus (Tepi Persegi): Tepi tangga dipoles menjadi setengah lingkaran sempurna, memberikan sensasi halus dan bulat serta menghilangkan risiko benturan. Perlakuan ini melunakkan kesan keras batu, menambah sentuhan kehangatan klasik. Cocok untuk berbagai gaya, terutama rumah dengan anak-anak.
- Tepi Air Terjun (Tepi Menurun): Terdapat langkah kecil ke bawah, berkisar dari beberapa milimeter hingga satu sentimeter, yang dibuat di bawah tepi depan tangga. Perubahan kecil ini langsung menambah ketebalan visual dan lapisan dimensi pada tangga, membuat tangga tampak lebih kokoh dan kuat. Umum ditemukan di hotel mewah dan rumah-rumah bergaya mewah, menampilkan kesophisticatedan yang halus.
II. Meja Countertop Kustom: Panggung Pertemuan Fungsi dan Estetika
Baik itu kompor dapur atau meja rias kamar mandi, permukaan meja (countertop) merupakan area yang sangat sering digunakan. Marmer Arabescato di sini mengangkat tugas harian menjadi sebuah ritual elegan. Sikat yang Mendefinisikan Gaya – Profil Tepi Countertop:


- Tepi Lurus (Tepi Persegi): Garis tajam bersudut 90 derajat, bersih dan tegas tanpa kelebihan apa pun. Ini menuntut pemasangan yang presisi dan dinding yang benar-benar vertikal, paling cocok untuk gaya modern, industrial, atau minimalis, menonjolkan kesan arsitektural ruang.
- Half Bullnose (Pencil Round): Pilihan yang seimbang antara keanggunan dan kepraktisan. Hanya tepi atas meja mendapatkan finishing membulat, sementara sisi bawah tetap rapi dan bersih. Desain ini menjamin kenyamanan dan keamanan, sekaligus mempertahankan profil modern yang ramping dari tampilan samping serta mudah dibersihkan.
- Tepi Miter (Double Bevel): Menciptakan ilusi ketebalan yang lebih besar. Dua lempengan batu disambungkan pada sudut 45 derajat untuk membentuk tepi meja yang tampak jauh lebih tebal daripada dimensi sebenarnya. Teknik ini memungkinkan lempengan standar setebal 2cm tampil menawan seolah setebal 4cm atau lebih, yang umum digunakan untuk meja pulau mewah atau untuk menciptakan kesan soliditas yang kokoh.
- Double Bullnose Diperkakuat: Memiliki lengkung membulat yang seragam, halus, serta beralih secara alami dan lembut. Detail khusus ini menambahkan nuansa romantis dan bernuansa mewah pada keseluruhan desain. Profil ini memiliki kualitas desain artistik dan memperkaya kedalaman spasial, sehingga sangat cocok untuk elemen desain dalam gaya seperti estetika krem, Prancis, atau rumah bergaya vintage.
III. Bak Mandi: Sebuah Oase Imersif untuk Penyembuhan Alami
Lingkungan yang dibuat dari Marmer Arabescato memfasilitasi dialog antara air dan batu, menawarkan pengalaman yang unik di kamar mandi.
- Sesuaikan alas atau platform yang serasi dari Marmer Arabescato untuk bak mandi berdiri bebas, menciptakan kontras antara kekokohan abadi batu dan kelenturan air.
- Benamkan bak mandi ke dalam dinding sekeliling yang terbuat dari Marmer Arabescato, mencapai kesinambungan antara meja, apron bak, dan lantai.
- Untuk ekspresi tertinggi, bathtub monolitik yang mulus dapat dibuat dengan mengukir satu blok batu utuh atau melalui penyambungan tepat beberapa lempengan. Air yang beriak memantulkan corak batu, menciptakan suasana ketenangan mendalam dan relaksasi yang menyeluruh.

IV. Backsplash: Pameran Seni Dinamis di Dinding
Meskipun menutupi area kecil, backsplash menjadi titik fokus dan penguat gaya.
- Splashback Dapur: Sesuaikan alas atau platform yang serasi dari Marmer Arabescato untuk bak mandi berdiri bebas, menciptakan kontras antara kekokohan abadi batu dan kelenturan air.
- Dinding Aksen Kamar Mandi: Benamkan bak mandi ke dalam dinding sekeliling yang terbuat dari Marmer Arabescato, mencapai kesinambungan antara meja, apron bak, dan lantai.

V. Meja Dapur: Pusat Visual Ruang Sosial

Sering kali mengintegrasikan penyimpanan, persiapan makanan, tempat makan, dan fungsi sosial, bagian atas pulau dari marmer Arabescato dapat menciptakan kontras menakjubkan dengan berbagai bahan lemari (seperti kayu gelap atau logam matte). Profil tepinya (seperti tepi miter tebal atau tepi ogee yang elegan) semakin memperkuat kehadiran pulau yang kokoh dan skulptural, menjadikannya bukan sekadar furnitur, tetapi sebuah karya seni instalasi di dalam ruang. Memilih lempengan besar dengan pola urat yang terpusat dan menyebar sebagai bagian atasnya dapat menjadikannya titik fokus yang khas.
VI. Fabrikasi Batu Dimensi/Lembaran: Teka-Teki Presisi demi Desain Sempurna
Berdasarkan gambar akhir terperinci untuk setiap elemen—ambang jendela, ambang pintu, permukaan meja, pelindung perapian, serta bentuk khusus—desainer menentukan dimensi yang tepat. Pabrik kemudian melakukan pemotongan dan penyelesaian permukaan secara "khusus" dari lempengan berkualitas premium yang telah dipilih sebelumnya. Untuk proyek-proyek yang mengejar kesempurnaan tertinggi, pemotongan yang dihitung secara presisi memaksimalkan pemanfaatan setiap inci batu berharga tersebut, sehingga meminimalkan limbah.















































